Sistem Penyaluran Energy Listrik

MENGENAL SISTEM PENYALURAN ENERGI LISTRIK

Energi listrik yang dihasilkan dari pusat – pusat pembangkit disalurkan melalui penghantar menuju gardu induk/pusat – pusat beban untuk disalurkan lagi ke konsumen. Dimana penyaluran energy listrik tersebut dikenal dengan istilah Sistem Transmisi dan Sistem Distribusi. Dalam penyalurannya, kedua sistem ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada, namun yang sudah sering kita lihat dan umum pada saluran transmisi ini adalah menggunakan jenis saluran udara.

Tetapi macam dikota – kota besar kini penyaluran energy listrik selain menggunakan saluran udara juga sudah ada yang menggunakan jenis saluran kabel tanah (SKT)/Under Ground Cable (UGC) yang mana kabel penghantar ditanam didalam tanah dengan kedalaman disesuaikan. Penyaluran jenis Under Ground Cable (UGC) dengan menggunakan kabel tanah ini dilaksanakan berkaitan dengan susahnya mendapatkan lahan untuk pendirian tapak tower atau adanya kebijakan pemerintah setempat yang mengatur pola Tata Ruang Wilayah sehingga tidak mengganggu estetika. Untuk itu tim perencanaan harus jeli dan mampu menganalisa Rencana Tata Ruang Wilayah suatu daerah sebelum melaksanakan pekerjaan pembangunan sarana penyediaan tenaga listrik, dengan cara berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

 

Macam – macam istilah Saluran Transmisi dan Distribusi yang ada di Sistem Ketenagalistrikan PLN  saat ini antara lain :

  1. Saluran Transmisi :
  2. Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV
  3. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV – 275 kV
  4. Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV
  5. Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLTT) 150 kV
  6. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV
  7. Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 70 kV

 

  1. Saluran Distribusi :
    1. Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV
    2. Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 kV
    3. Saluran/Jaringan Udara Tegangan Rendah (SUTR/JTR) 220 V – 380 V

 

Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) maupun SKTM 20 kV  dan Saluran/Jaringan Udara Tegangan Rendah (SUTR/JTR) 220 V – 380 V adalah merupakan sistem jaringan distribusi. Kedua jenis sistem distribusi ini terdiri dari Jaringan Distribusi Primer dan Jaringan Distribusi Sekunder. Jaringan distribusi primer adalah jaringan kabel penghantar dari Gardu Induk (GI) ke Gardu Distribusi, sedangkan sekunder adalah jaringan saluran dari trafo gardu ditribusi hingga konsumen atau beban.

 

Jaringan distribusi primer lebih dikenal dengan jaringan tegangan menengah (JTM 20kV) sedangkan jarimgan distribusi sekunder adalah jaringan tegangan rendah ( JTR 220/380V ). Jaringan distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang langsung terhubung ke pelanggan.

Sistem Saluran Tenaga Listrik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: